Menata Ulang Tembok Semangat Pahlawan Bangsa

Menurut kamus bahasa indonesia, definisi dari negarawan adalah ahli dalam kenegaraan; ahli dalam menjalankan negara (pemerintahan); pemimpin politik yang secara taat asas menyusun kebijakan negara dengan suatu pandangan ke depan atau mengelola masalah negara dengan kebijaksanaan dan kewibawaan. Sementara dari kutipan tulisan blog dengan penulis Nur, negarawan dapat diartikan sebagai orang yang berjasa dan rela berkorban demi bangsa negaranya serta mendahulukan kepentingan bersama dalam mengambil setiap keputusan. Sedangkan muda sepadan dengan kata bestari yang berarti luas pengetahuannya serta bijaksana.

Berdasarkan definisi beberapa kata di atas, maka seorang negarawan muda adalah seorang pemuda yang luas pengetahuannya serta bijaksana dan ia merupakan orang yang berjasa serta rela berkorban demi bangsa negaranya dan lebih mementingkan kepentingan bersama dalam mengambil suatu keputusan. Hal ini juga berhubungan dengan Pancasila sebagai dasar Negara Indonesia.

Sementara definisi dari kata bangkit menurut kamus Bahasa Indonesia yaitu bangun (hidup) kembali. Pada hal ini, kata bangkit itu memiliki makna membangunkan kembali semangat juang yang mulai redup di zaman yang semakin diliputi globalisasi ini.

Berbicara mengenai semangat, coba jejaki kembali sejarah bangsa kita, Indonesia, tempo dulu. Bukankah semangat itu menyala-nyala, bagaikan obor yang dibakar api. Membakar jiwa siapa saja yang rindu akan kemerdekaan Negara ini. Tak dihiraukan seberapa lama waktu yang dikorbankan, tak peduli berapa besar materi yang diberikan. Bukan hanya waktu dan materi, bahkan raga pun dipertaruhkan demi suatu tujuan suci, kemerdekaan Indonesia.

Lalu, kini kemana jiwa-jiwa penuh semangat itu, kemana bara hebat itu pergi, dimana warisan suci itu kini?

Miris. Mungkin tidak sampai seratus persen. Tapi, mendekati seratus persen keadaan pemuda zaman sekarang terhadap pemuda tempo dulu. Kini, jiwa para pemuda lebih banyak dikuasai amarah. Pertikaian antar sekolah sudah tak aneh, perkelahian atas hal sepele seperti sudah biasa, bahkan pembunuhan sudah seperti perlakuan terhadap hewan. Kini,otak para pemuda seakan dicuci dengan kehidupan orang Barat. Pakaian yang tidak mencirikan budaya orang Timur, tayangan-tayangan dalam negeri mulai ditinggalkan dan ikut-ikutan Negara lain, makanan instan yang lebih diunggulkan daripada makanan lokal yang justru lebih aman, dan sederet kehidupan lainnya yang merusak moral bangsa.

Tapi, yakinlah tidak semua pemuda masa kini berada dalam kehidupan tak bermoral itu. Masih ada jiwa-jiwa suci itu. Inilah mereka para Negarawan Muda yang peduli akan bangsanya, yang merasa walau hanya imajinasi akan sulitnya memperjuangkan kemerdekaan bangsa, yang menghargai jasa para pahlawan bangsa, yang ingin menghubungkan jembatan emas itu dari kemerdekaan sampai kesejahteraan bangsa kini. Itulah kita, pemuda pembelajar. Generasi muda yang haus akan kejayaan bangsa. Ayo bangkit teman! Ayo bangunkan semangat yang mulai redup itu! Jangan berlama-lama dalam kenyenyakan tidur! Bangunkan, bangunkan jiwa-jiwamu! Karena kejayaan menanti di depan mata menunggu untuk kau raih.

 

Daftar Pustaka

Anonim.http://bahasa.cs.ui.ac.id/kbbi/kbbi.php?keyword=bangkit&varbidang=all&vardialek=all&varragam=all&varkelas=all&submit=tabel. (14 Juli 2012)

Nur. http://politik.kompasiana.com/2012/03/12/mencari-sosok-seorang-negarawan/. (14 Juli 2012)

Iklan

Kontribusi Kecil untuk Masalah besar

Indonesia merupakan negara yang sangat kaya,hijaunya hutan, birunya laut membentang dari Sabang sampai Merauke. Kekayaan alam ini tentunya menjadi salah satu potensi utama bangsa ini. Namun ironis, ternyata masih banyak rakyat Indonesia yang belum menikmati kekayaan agung bangsa ini. Sampai-sampai menjadi tak aneh pemandangan di pinggir jakan sebagai potret dari kemiskinan. Tak tega rasanya jika semua itu terus dibiarkan.

Sebagai seorang pemuda, banyak hal yang bisa kita lakukan. Al-Qur’an menyebutkan pemuda sebagai Asy-Syabab. Penafsirannya terbagi ke dalam tiga poin, yaitu: pertama, mempunyai sifat sebagai perombak dan bertindak revosioner; kedua, pemuda merupakan sosok beriman, berwawasan luas, optimis, teguh dalam pendirian dan konsisten dengan perkataan; dan yang ke tiga, pemuda mempunyai sifat tidak putus asa, pantang meyerah. Dari tiga jenis penafsiran itu, dapat diambil kesimpulan bahwa pemuda merupakan seorang individu yang berusia produktif dan mempunyai karakter khas yang spesifik, yaitu revosioner, optimis, berpikir maju, serta memiliki moralitas. Pemuda yang memiliki sifat seperti itulah yang didambakan bangsa ini.

Berbekal karakteristik tersebut, pemuda diharapkan dapat membantu memecahkan solusi atas segala permasalahan yang ada di Indonesia sekarang ini. Contohnya masalah kemiskinan yang berujung pada kelaparan. Kita sebagai pemuda bisa saja menghapus garis kemiskinan itu. Indonesia mempunyai banyak perguruan tinggi yang berkaitan dengan penyediaan pangan. Mahasiswa merupakan pemuda yang sangat beruntung. Karena kecil sekali kesempatan untuk memasuki ranah kuliah ini. Melalui pendidikan di dunia kampus, kita bisa memberi solusi dengan gagasan-gagasan dari hasil penelitian bidang keilmuan yang terutama berkaitan dengan hal pangan. Menciptakan ketahan pangan dengan diversivikasi pangan akan dapat membantu mengurangi bahkan menuntaskan masalah kelaparan. Inilah salah satu peran pemuda dalam mencarikan solusi atas masalah bangsa ini.

Kemudian di hal lain, misalkan pendidikan.pemuda, yang dalam hal ini kita sebagai mahasiswa dapat membantu paling tidak meringankan beban pendidikan itu. Banyak hal yang dapat dilakukan. Misalnya dengan mengadakan belajar bersama pada anak-anak jalanan, atau masuk ke desa-desa tertinggal guna mengembangkan pola belajar-mengajarnya.

Itulah pemuda, dengan karakteristiknya yang unik dan khas, mereka mampu berperan dalam memberikan solusi atas permasalan yang ada di bangsa ini, Indonesia. Bukankah dulu presiden pertama kita, Bapak Soekarno berani berkata bahwa jika diberikan sepuluh orang pemuda saja, maka akan dapat mengguncangkan dunia.

Pustaka :

Anonim, http://east-crew-daru.blogspot.com/2011/10/definisi-pemuda.html. Jumat, 13 Juli