Kontribusi Kecil untuk Masalah besar

Indonesia merupakan negara yang sangat kaya,hijaunya hutan, birunya laut membentang dari Sabang sampai Merauke. Kekayaan alam ini tentunya menjadi salah satu potensi utama bangsa ini. Namun ironis, ternyata masih banyak rakyat Indonesia yang belum menikmati kekayaan agung bangsa ini. Sampai-sampai menjadi tak aneh pemandangan di pinggir jakan sebagai potret dari kemiskinan. Tak tega rasanya jika semua itu terus dibiarkan.

Sebagai seorang pemuda, banyak hal yang bisa kita lakukan. Al-Qur’an menyebutkan pemuda sebagai Asy-Syabab. Penafsirannya terbagi ke dalam tiga poin, yaitu: pertama, mempunyai sifat sebagai perombak dan bertindak revosioner; kedua, pemuda merupakan sosok beriman, berwawasan luas, optimis, teguh dalam pendirian dan konsisten dengan perkataan; dan yang ke tiga, pemuda mempunyai sifat tidak putus asa, pantang meyerah. Dari tiga jenis penafsiran itu, dapat diambil kesimpulan bahwa pemuda merupakan seorang individu yang berusia produktif dan mempunyai karakter khas yang spesifik, yaitu revosioner, optimis, berpikir maju, serta memiliki moralitas. Pemuda yang memiliki sifat seperti itulah yang didambakan bangsa ini.

Berbekal karakteristik tersebut, pemuda diharapkan dapat membantu memecahkan solusi atas segala permasalahan yang ada di Indonesia sekarang ini. Contohnya masalah kemiskinan yang berujung pada kelaparan. Kita sebagai pemuda bisa saja menghapus garis kemiskinan itu. Indonesia mempunyai banyak perguruan tinggi yang berkaitan dengan penyediaan pangan. Mahasiswa merupakan pemuda yang sangat beruntung. Karena kecil sekali kesempatan untuk memasuki ranah kuliah ini. Melalui pendidikan di dunia kampus, kita bisa memberi solusi dengan gagasan-gagasan dari hasil penelitian bidang keilmuan yang terutama berkaitan dengan hal pangan. Menciptakan ketahan pangan dengan diversivikasi pangan akan dapat membantu mengurangi bahkan menuntaskan masalah kelaparan. Inilah salah satu peran pemuda dalam mencarikan solusi atas masalah bangsa ini.

Kemudian di hal lain, misalkan pendidikan.pemuda, yang dalam hal ini kita sebagai mahasiswa dapat membantu paling tidak meringankan beban pendidikan itu. Banyak hal yang dapat dilakukan. Misalnya dengan mengadakan belajar bersama pada anak-anak jalanan, atau masuk ke desa-desa tertinggal guna mengembangkan pola belajar-mengajarnya.

Itulah pemuda, dengan karakteristiknya yang unik dan khas, mereka mampu berperan dalam memberikan solusi atas permasalan yang ada di bangsa ini, Indonesia. Bukankah dulu presiden pertama kita, Bapak Soekarno berani berkata bahwa jika diberikan sepuluh orang pemuda saja, maka akan dapat mengguncangkan dunia.

Pustaka :

Anonim, http://east-crew-daru.blogspot.com/2011/10/definisi-pemuda.html. Jumat, 13 Juli

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s