Kangen kayak gini

14 September 2012, malam

Tok tok tok … Assalamu’alaikum… dengan sedikit terburu-buru aku membuka pintu asrama. huh, syukurlah ternyata masih ada waktu menuju jamal (jam malam: 21.00). Alhamdulillah… untung saja! Kalaulah telat sedikit saja, sudahlah namaku terdaftar sebagai terdakwa, terkena iqob pula.. hoalaaah…
Tas gendong ku yang beratnya ampun itu aku letakkan di kamar. Nyelononglah ke kamar sebelah, kamar Lina. Biasalah pinjam lepi buat ngerjain tugas seabreuug. Tuh lepi sudah ku simpan di atas meja belajar. Klik, tombol on pun ku nyalakan. Eh, tiba2 Holi datang, satu kata dua kata sampai beberapa kata terangkai menjadi sebuah obrolan. Akhirnya, yaaa lepi pun ku biarkan.
Perbincangan kini beralih tempat ke kamar Lina. PKM, SDP, sampai hal tak jelas kita bicarakan. Hemm, rasanya kekesalanku di kampus tadi sedikit terkikis karena teman-teman ini yang menyemangati. (Thank you very much eaa).
Waktu terus berjalan hingga Nisa & Eva ikut nimbrung dalam perbincanagn kami. Hampir lengkap deh anggota Bintang 48, tinggal nunggu Anis yang tak kunjung menghampiri padahal sudah dipanggil berulang kali. Positif thinkinglah, mungkin dia sibuk dengan tugas-tugas yang seabreuug lebih dari ku. Padahal kalau saja ia hadir, hemm lengkaplah sudah 🙂
Sungguh teman, rasanya ada yang salah dengan kita. Seringkali kita menelantarkan satu sama lain. Padahal kini kita sudah satu atap. Sepertinya justru kita lebih sering memperhatikan di waktu TPB dulu, waktu disaat kita masih belum mengenal banget dengan jarak yang lebih jauh pula.
Aku rindu saa-saat seperti ini, saudariku. Walau hanya sekedar berkumpul minum teh hangat di malam yang dingin, ditemani makanan ringan, dan obrolan santai.
I LOVE YOU ukhtifillah #bintang48