Ujian Oh Ujian

ujian

Luar biasa! Hari ini gue ujian terakhir departemen di semester awal masuk fakultas, semester 3. Gak kayak hari-hari sebelumnya, di matkul ini gue keluar lebih cepat. Dewa banget!! Hahaha… Bukan karena yakin akan jawaban. Tapi, gue udah mentok mikir. Hah daripada duduk terus di kursi panas sambil melongo gak jelas, kucap kiceup capluk! Mending udah aja keluar, lebih tenang kayaknya. Tinggal banyak doa. Kali aja keajaiban akan keberuntungan berpihak sama gue. Ngarep ALLAH membuat tulisan-tulisan jawaban gue jadi pada bener. Ngimpi pisan gue 😀

Padahal waktu masih nyisa buanyaaak loh, hampir satu jam lagi menuju waktu habis. Tapi, ya udahlah, mentok tok tok tok, gelap semua, gak ada cahaya buat nembus celah jawaban. Mending sekarang gue bergalau ria, bermunajat kepada ALLAH sambil menunaikan amalan sunnah di waktu matahari sepenggalah naik. Siraman air yang membasahi wajah, tangan, rambut, dan kaki terasa sejuk seakan menerobos pori-pori. Memberi aura positif pada sel-sel yang telah kecapean setelah keras berpikir tadi. Balutan kain putih membungkus diri ini, memberi kehangatan di tengah dinginnya Bogor yang tiap hari akhir-akhir ini diguyur hujan, gak pagi gak siang gak sore gak malem, pokoknya gak nentu. Saat takbir dikumandangkan, duuaaaaarrrrr!!! Seakan langit terbelah, memberi celah menuju ke Arsy yang mulia. Allahu akbar… allahu akbar… allahu akbar… nikmat rasanya!

Gue berdoa semoga ALLAH ngasih gue keajaiban di semester ini. Takut banget gue, cius deh! Pengharapan dengan kenyataan kayaknya sulit untuk sejalan. Tapi, keyakinan gue, beuuh… jangan diragukan lagi. Pokoknya banget, banget, banget! Gue yakin dengan dalil yang menyebut bahwa ALLAH itu sesuai prasangka hamba-NYA. Gue juga yakin bahwa doa itu adalah senjata utama umat muslim. Gue pun yakin dan sangat sangat pisan banget yakin bahwa ALLAH itu Maha Kuasa atas segala sesuatu. Kun fayakun!

Kini tinggal satu matkul lagi yang masih mengunci gue dalam perjuangan semester 3. Yaaa walaupun ntu matkul SC, tapi tetep aje gue mesti berusaha mati-matian, sampe berdarah-darah, dan terseok-seok dalam memperjuangkannya di jalan jihad ilmi ini. Harga mati bagi seorang da’I untuk meraih prestasi! Pokoknya, sabisa-bisa kudu bisa insyaallah pasti bisa! Ganbatte Munay-chan ^_^

Bogor, 15 Januari 2013

Iklan

Satu respons untuk “Ujian Oh Ujian

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s