Duhai Jiwa

Munira/ Bogor, 15 Februari 2013

nachdenklich

Pada kepingan suci itu ku termenung

Menelusuri arti adanya raga ini

Kosong, hampa, sepi

Butuh genderang agar ramai bersuara

Hingga pecah keheningan jiwa

Bukan, bukan masalah takdir yang kau kira

Ini tentang jiwa yang hampa

Jiwa yang berteriak lelah

Seakan rontok dari akarnya

Butuh penopang agar tak tumbang

Jangan sampai sesal telat berjumpa

Menghampiri di penghujung cerita

Sukma ini lelah dengan semua!

 

Sumber gambar: http://2.bp.blogspot.com/-VAiyIedRAEg/TwbobIek4zI/AAAAAAAABKM/NCXUJefMXVw/s1600/frust-menonggeng.jpg

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s