Buku dan Kamu

buku dan kamu

Sumber gambar: google

Tanggal 1 Agustus. Seperti biasa, aku mengunjungi mereka, tumpukan buku yang berjejer rapi di rak-rak berdasarkan genrenya. Sudah menjadi kebiasaan setiap sebulan sekali aku harus membeli buku. Kata ayah, jangan pernah melewatkan satu hari pun tanpa membaca, bacalah meski hanya dari serobek koran yang kamu temukan di jalan! Maka, ini seperti sebuah doktrin dalam alam bawah sadarku. Barangkali bisa dikatakan membaca bukan sekedar hobi tapi kewajiban.

Sudah banyak buku yang aku habiskan. Berbagai genre ku lahap, romance, fantasy, drama, atau yang berbau agamis macam novel Kang Abik, pokoknya all about fiction book. Terkadang buku-buku motivasi, biografi, dan genre random lainnya. Beberapa dari mereka aku baca ulang. Terutama buku dengan tingkat kesusastraan yang tinggi. Continue reading “Buku dan Kamu”

Angin dan Kamu

Gambar_Angin dan Kamu

Aku berjalan seorang diri pada pagi menjelang siang di suatu daerah yang dinanamakan ‘kota’. Tak seperti yang orang-orang katakan bahwa kota selalu terasa panas. Aneh, kini ku rasa sejuk menyelubungi diri.

Lihatlah! Dedaunan menguning jatuh mengiringi tapak kaki. Tengoklah! Burung-burung beterbangan bebas dengan sayap mengepak saling melintas di antara gundukan pohon di sisi kananku.

Aku sedang berjalan di pinggiran kampus hijau ini, Continue reading “Angin dan Kamu”

Bertransaksi dengan Tuhan

 

346090.TIF
346090.TIF

Hamas Abdullah, nama terbaik pemberian ummi dan abi untukku, yang kini lebih akrab dengan panggilan Hamas. Aku adalah seorang pemuda yang sedang menempuh pendidikan jurusan arsitek di salah satu kampus terbaik di kota kembang. Selain melakoni statusku sebagai mahasiswa tingkat akhir, aku menyibukkan diri dengan agenda luar kampus, karena organisasi dalam kampus sudah bukan masa ku lagi, ada generasi-generasi baru yang harus mencicipi nikmatnya berjuang di ranah mahasiswa. Continue reading “Bertransaksi dengan Tuhan”

Dia Hanya Singgah, Bukan Menetap

IMG_3172

Ter.. pernah gak kamu mempunyai sahabat-sahabat yang hebat yang selalu ada bersamamu, lalu tiba-tiba perlahan mereka mulai menjauh, meninggalkanmu?
Ter.. pernah gak kamu merasa benar-benar sendiri padahal banyak orang silih berganti berlalu-lalang di depanmu?
Ter.. pernah gak kamu berjalan sendirian tiba-tiba air matamu mengalir sederas hujan yang mengguyur naungan payungmu?
Ter.. benar adanya bahwa Continue reading “Dia Hanya Singgah, Bukan Menetap”

Teguran Tuhan

Untitled

Ter, hari ini aku kembali ke perantauan. Sebenarnya aku sudah terlanjur betah di kampung kelahiran yang mungkin jika dibandingkan kemajuannya dengan di sini masih jauh. Tapi, kedamaiannya tak pernah terkalahkan. Kampung ini, bagian dari kota kecil ini, kamu juga tau, Ter. Di sini tempat aku pertama kali melihat dunia, melihat indah senyuman mamah, melihat bahagia bapa akan kehadiranku, melihat birunya langit yang Allah cipta, melihat hijaunya sawah yang menenangkan, di sinilah kisah Continue reading “Teguran Tuhan”

Bintang Harapan

4(1)3 Januari 2016, Ahad pertama di tahun 2016 ini aku isi dengan aktivitas positif. Rasanya rindu juga setelah hampir satu bulan aku tak menjumpai wajah-wajah polos tanpa dosa itu. Adik-adik yang selalu menanti kedatangan kakak-kakak pengajar. Pernah suatu Ahad aku benar-benar mendzolimi mereka. Aku telat hampir 2 jam. Biasalah Bogor dengan kemacetannya yang sering tak terprediksi. Aku turun dari angkot menuju gang kecil itu dengan perasaan bersalah dan khawatir, ‘Apakah Continue reading “Bintang Harapan”